Tentang Kami

Profil Lengkap Sekolah

Mengenal lebih dalam sejarah berdiri, arah pandang, dan landasan operasional SMKN 1 TABANAN.

Sejarah Berdiri

Sejarah Singkat SMKN 1 TABANAN

SMK Negeri 1 Tabanan didirikan pertama kali pada tanggal 1 Agustus 1962 berdasarkan Surat Keputusan No. 1052/B.3/KEJDJ/62. Sebelum dikenal dengan namanya yang sekarang, sekolah yang berlokasi di Kabupaten Tabanan, Bali ini awalnya bernama SMEA (Sekolah Menengah Ekonomi Atas) Negeri Tabanan.

Garis Waktu Sejarah Sekolah

• Tahun 1962 (Awal Pendirian): Pemerintah Kabupaten Tabanan menggagas berdirinya SMEA Tabanan untuk menampung lulusan SMEP (Sekolah Menengah Ekonomi Pertama). Pada masa awal ini, proses belajar mengajar meminjam gedung Sekolah Dasar (SD) di sekitar lokasi Pasar Tabanan saat ini. Karena jumlah siswa yang melonjak, pihak sekolah sempat mendirikan bangunan-bangunan bambu (bangsal) sebagai ruang kelas darurat. Saat pertama berdiri, sekolah ini hanya diampu oleh dua orang guru.
• Perkembangan Gedung: Sekolah kemudian berpindah lokasi ke fasilitas permanen yang beralamat di Jalan Diponegoro No. 11, Desa Delod Peken, Kecamatan Tabanan.
• Tahun 1997 (Perubahan Nama): Sesuai dengan kebijakan penyeragaman nomenklatur sekolah kejuruan oleh pemerintah pusat, SMEA Negeri Tabanan secara resmi mengubah namanya menjadi SMK Negeri 1 Tabanan.
• Tahun 2025 (SMK Pusat Keunggulan): Sekolah ini resmi menyandang predikat sebagai SMK Pusat Keunggulan, dengan fokus utama pengembangan pada konsentrasi keahlian Bisnis Digital.
Logo Sekolah

Visi Sekolah

""Nangun Sat Kerthi Loka Bali" melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru"

Misi Sekolah

Membangun Sumber Daya Manusia Bali Unggul (SDM Bali Unggul) yang berdaya saing tinggi, yaitu berkualitas dan berintegritas: bermutu, profesional dan bermoral serta memiliki jati diri yang kokoh yang dikembangkan berdasarkan nilai-nilai kearifan lokal Bali.

Memastikan tersedianya layanan pendidikan yang terjangkau, merata, adil, dan berkualitas, serta melaksanakan wajib belajar 12 tahun, sekaligus meningkatkan angka partisipasi kasar pendidikan tinggi.

Mempercepat pengembangan sistem pendidikan dasar dan Pendidikan menengah berbasis keagamaan Hindu dalam bentuk Widyalaya dan Pasraman di Desa Adat.

Memajukan keolahragaan Bali yang unggul dan berprestasi tinggi secara nasional dan internasional.